Minggu, 25 November 2012

BUDAYA JAWA DAN PERILAKU MASYARAKATNYA



Jawa adalah sebuah pulau di Indonesia yang memiliki penduduk sekitar 136 juta jiwa, dan menjadikan Jawa sebagai pulau dan wilayah berpenduduk terpadat didunia. Pulau ini dihuni oleh 60% penduduk Indonesia. Banyak sejarah Indonesia yang berlangsung dipulau ini. Jawa dahulu merupakan pusat dari beberapa kerajan Hindu-Buddha, kesultanan Islam, pemerintahan colonial Hindia-Belanda, serta pusat penggerakan kemerdekaan Indonesia. Pulau ini memberikan dampak yang cukup besar terhadap kehidupan sosial, politik, dan ekonomi Indonesia. 

Masyarakat Jawa merupakan “ladang” potensial yang masih memendam segudang informasi budaya untuk dapat digali seiring dengan perkembangan waktu. Magnis-Siseno mangatakan bahwa kebudayaan Jawa memiliki ciri khas yaitu terletak dalam kemampuan luar biasa untuk membiarkan diri dibanjiri oleh gelombang-gelombang kebudayaan yang datang dari luar dan dalam banjir tersebut dapat memperthankan keasliannya. Lebih lanjut dikatakan bahwa kebudayaan Jawa justru tidak menemukan diri dan berkembang kekhasannya dalam isolasi, melainkan dalam mencerna masukan-masukan budaya dari luar. Hal tersebut menjadikan kebudayaan Jawa kaya akan unsur-unsur budaya yang kemudian menyatu dan kemudian menjadi milik kebudayaan Jawa seperti sekarang ini, di mana berbagai macam persilangan budaya justru telah memberikan warna terhadap kedinamisan budaya Jawa. 

Walaupun terpaan ideologi modern cukup kuat, namun menusia Jawa yang hidup dalam baying-bayang Kesultanan Yogyakarta dan Surakarta masih tetap menyimpan dan memegang teguh pandangan budayanya misalnya tentang keberadaan makhluk supernatural, mitos, adat istiadat dan lain-lain. Tentunya pandangan-pandangan tersebut mengandung suatu makna yang dalam dan mempunyai keeratan hubungan dengan konsepsi manusia Jawa tentang dunia.
Daerah kebudayaan Jawa sangatlah luas meliputi bagian tengah dan timur Pulau Jawa. Ada daerah yang disebut Kejawen di bagian tengah yaitu Banyumas, Kedu, Yogyakarta, Surakarta, Malang dan Kediri dan daerah pesisir Jawa (Pasisiran). Sehubungan dengan hal itu, maka salam rangka seluruh kebudayaan Jawa ini, dua daerah luas bekas kerajan Mataram sebelum terpecag yakni Yogyakarta dan Surakarta merupakan pusat kebudayaan Jawa.
Suku bangsa Jawa adalah suku bangsa terbesat di Indonesia. Mereka berasal dari pulau Jawa dan terutama ditemukan di provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tetapi di Provinsi JAwa Barat, Banten dan tentu saja Jakarta mereka masih banyak ditemukan. Orang Jawa memiliki stereotipe sebagai suku bangsa yang sopan dan halus. Tetapi mereka juga dikenal sebagai suku yang tertutup dan tidak mau terus terang. Sifat ini konon berdasarkan watak orang Jawa yang ingin menjaga harmoni atau keserasian dan menghindari konflik, karena itulah mereka cenderung untuk diam dan tidak membantah apabila terjadi perbedaan pendapat.
Didalam pergaulan hidup maupun perhubugan-perhubungan sosial sehari-hari mereka berbahasa Jawa. Pada waktu megucapkan bahasa daerah ini, seseorang harus memperhatikan dan membeda-bedakan keadaan orang yang diajak berbicara atau yang sedang dibicarakan, berdasarkan usia ataupun status sosialnya. Demikian pada prinsipnya ada dua macaam bahasa Jawa apabila ditinjau dari kriteria tingkatannya, yaitu bahasa Jawa Ngoko dan Jawa Krama. Bahasa jawa Ngoko dipakai untuk orang yang sudah dikenal akrab, dan terhadap orang yang lebih muda usianya serta lebih rendah tingkatannya atau status sosialnya. Bahasa Jawa Krama digunakan untuk berbicara dengan orang yang belum dikenal tetapi yang sebaya dalam umur dan derajat, juga terhadap orang yang umurnya lebih tua atau status sosialnya lebih tinggi.
Produk Budaya
1.      Seni Tari
·         Tari Bedhaya
·         Tari Srimpi
·         Tari Pethilan
·         Tari Golek
·         Tari Bondan
·         Tari Jlantur

2.      Seni Musik
·         Gamelan Jawa
·         Jula-juli
·         Bongkel
·         Calung
·         Salawatan Jawa

3.      Alat musik
·         Kendang
·         Saron
·         Slentem
·         Gender
·         Gambang
·         Gong
·         Kempul
Kebudayaan Jawa merupakan bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia yang memiliki nilai yang sangat luhur bersama dengan kebudayaan bangsa Indonesia lainnya. Oleh karena itu, sudah selayaknya kita mengetahui serta memahami kebudayaan Jawa agar kebudayaan Jawa ini tidak akan punah sampai kapanpun.

1 komentar: