Selasa, 12 Februari 2013

LIMA UNSUR PENTING DALAM PERUSAHAAN

Dalam perekonomian, perusahaan dapat bertindak sebagai perantara antara sumber faktor produksi dan konsumen. Meliputi sarana, organisasi dan lembaga lembaga yang secara langsung ataupun tidak langsung berhubungan dengan produksi dan distribusi barang serta jasa untuk memuaskan kebutuhan konsumen.  Perusahaan dapat didefinisikan sebagai suatu organisasi prosukdi yang menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan. Dari definisi tentang perusahaan tersebut, dapatlah dikatakan bahwa ada lima unsure yng penting, yaitu:
1.      Organisasi, berasal dari kata organ yang berarti alat. Adanya sutu alat produksi saja belum cukup untuk menimbulkan organisasi. Setelah dikombinasikan dengan sumber-sumber ekonomi lainnya seperti manusia, bahan-bahan, dan sebagainyatimbullah keharusan untuk mengadakan kerjasama secara efisien dan efektif. Organisasi sebagai suatu bentuk dan hubungannya yang mempunyai sifat dinamis, yang artinya dapat menyesuaikan diri kepada perubahan, pada hakekatnya merupakan suatu bentuk yang dengan sadar diciptakan menusia untuk mencapai tujuan yang sudah diperhitungkan. 
2.      Produksi, yaitu semua usaha yang ditunjukan untuk menciptakan suatu barang. Produksi dibagi menjadi dua, yaitu produksi langsung dan produksi tidak langsung. Produksi langsung merupakan usaha-usaha untuk menghasilkan atau mendapatkan barang secara langsung, ini meliputi produksi primer dan produksi sekunder. Selain produksi langsung terdapat kegiatan lain yang membantu disebut produksi tersier. Ini meliputi perdagangan (perdagangan kecil, besar, impor dan ekspor) dan kegiatan-kegiatan lain seperti distribusi, perbankan, perasuransian, penelitian pasar dan periklanan. Sedangkan produksi tidak langsung ini tidak menaikkan nilai penggunaan ataupun tidak langsung dari alam, tetapi memberikan jasa-jasa yang sangat berguna bagi perusahaan. Sebagai contoh adalah kegiatan yang dilakukan oleh para akuntan, ilmuwan, polisi dan sebagainya.
3.      Menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi, pada pokoknya sumber-sumber ekonomi atau fator-faktor produksi yang digunakan oleh perusahaan dapat dikelompokan kedalam 4 macam sumber, yaitu manusia, uang, material dan metode. Keempat sumber ini dikenal dengan sebutan 4 M (man, money, material dan method). Produksi tidak akan terlaksana dengan baik tanpa adanya sumber-sumber tersebut. Semua kegiatan yang ada dalam perusahaan ditunjukan untuk membuat barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan mendistribusikannya dengan cepat dan efisien agar memperoleh laba. Laba akan didapatkan apabila perusahaan membuat barang dan jasa yang sesuai denga selera masyrakat untuk memuaskan kebutuhannya. Jadi tugas perusahaan adalah melayani kepentingan masyrakat.
4.      Kebutuhan, meliputi kebutuhan akan barang dan jasa. Sebuah perusahaan tidak akan dapat memenuhi semua kebutuhan menusia, melainkan hanya sebagian saja. Sedangkan sebagian yang lain dipenuhi oleh perusahaan yang lain pula. Misalnya perusahaan roti hanya dapat memenuhi akan kebutuhan makanan saja, perusahaan konveksi hanya dapat memenuhi kebutuhan pakaian saja. Jadi antar perusahaan akan saling membutuhkan satu sama lain.
5.      Cara yang menguntungkan, agar tujuan perusahaan dapat tercapai maka semua aktivitas yang dilakukan haruslah menggunakan cara-cara yang menguntungkan. Artinya cara-cara yang ditempuh tersebut haruslah memperhatikan prinsip-prinsip yang efisien. Pemborosan dan cara-cara yang kurang menguntungkan sebaiknya dihindari. Cara yang menguntungkan bagi sebuah perusahaan belum tentu sama baiknya bagi perusahaan yang lain. Sebab cara yang ditempuhnya berbeda-beda. Perbedaan terletak pada bidang operasinya, alat prosuksinya, tujuan perusahaannya, keuntungan maksimalnya, kesejahteraan anggotanya dan kesejahteraan masyarakatnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar